PENYELESAIAN RMD (TIK)

  • Sebuah halaman Web ibarat sebuah bangunan yang di dalamnya banyak berisi ruang – ruang , untuk masuk keruang – ruang tersebut diperlukan pintu utama. Untuk masuk melalui pintu utama haruslah yang punya rumah membukakan lebih dulu baru para tamu bisa masuk ke dalam rumah namun tidak semua tamu bisa masuk ke ruang – ruang yang dituju, karena ada ruang – ruang tertentu yang tidak isa dimasuki oleh orang lain hanya orang yang punya rumah dan sekaligus yang memiliki kunci yang bisa masuk. Oleh sebab itu kunci harus tetap ada dan tidak hilang . untuk menjaga kunci itu agar tetap ada maka si pemilik rumah harus sering – sering mengunjungi rumah dan menggunakan kuncinya agar tetap mudah dimasuki dan yang punya rumah tidak kehilangan kunci.
  • Tulisan di atas merupakan gambaran bagi sipemilik sebuah web yang harus tetap menjaga rumah dan isinya agar tetap oke dan tetap bisa dimasuki oleh sipemiliknya maupun orang lain yang akan bertandang kepadanya.
  • Tugas :
  • 1. Tuliskan nama, no. absesn ,kelas
  • 2.Tuliskan di kolom komentar / kirim balasan
  • a. sebuah analogi antara berkelana di dunia maya dengan dunia nyata .
  • b.Sebuah analogi antara melakukan pencarian di dunia maya dengan dunia nyata
  • Tulis yang bagus dan banyak ya !

DESAIN STIKER

Stiker atau lebih dikenal dengan istilah gambar tempel merupakan suatu sarana yang digunakan seseorang untuk mempromosikan suatu produk atau dapat juga berupa gambar. Bentuknya yang menarik menjadikan pust perhatian  apabila ditempelkan  pada tempat strategis dan berisikan informasi penting dan singkat mengenai identitas produk atau nama perusahaan.

PENGATURAN FORMAT STIKER

Format ukuran stiker bergantung kepada kebutuhan, pada latihan ini format stiker adalah 5 cm x 10 cm

Untuk menentukan format stiker dapat dilakukan dengan langkah – langkah sebagai berikut :

1.  Klik Rectangle Toolpada toolbox

Gb. Rectangle tool

2.  tentukan titik awal format stiker pada area kertas kemudian tahan dan geser mouse kearah diagonal untuk membentuk rectangle.

3.  Lepaskan mouse untuk keluar dari perintah

Gambar . membuat rectangle

4.  Klik menu window > docker > Transformation > size

5.  Selanjutnya tampil kotak dialog berikut .

Gambar. Kotak dialog transformation

6.  Aktifkan objek rectangle dan tentukan H= 10 cm dan V = 5 cm

7.  Klik ikon apply

MEMBUAT BENTUK DASAR

Setelah menentukan for,at stiker selanjutnya adalah membuat desain dari stiker tersebut. Dapat menggunakan background warna putih ataupun dapat mengganti background warna yang disesuaikan dengan desain stiker.

Untuk membuat background kertas dapat dilakukan dengan cara berikut.

1. Aktifkan objek rectangle

2. Pilih menu layout – pagebackground

3. Selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog option

4. Pada kotak dialog pilih tombol solid untuk menggunakan background warna

5. Klik tombol segitiga untuk menampilkan pilihan – pilihan warna solid yang dapat dipergunakan seperti yang terlihat pada gambar di bawah.

6. Apabila pilihan warna yang diinginkan tidak ada pada daftar, dapat dipilih tombol other

7. Selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog color seperti pada gambar di bawah

8. Tentukan salah satu warna yang akan digunakan allu klik OK

Gambar. Kotak dialog option

Gambar. Memilih warna

Untuk menambahkan warna pada stiker dapat dapat dilakukan dengan langkah – langkah sebagai berikut.

1.    Aktifkan objek rectangle

2.    Klik segitiga fill tool pada toolbox pilih uniform fill

3.    Selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog uniform fill

Gambar, kotak dialog select color

4.  Tentukan C= 2, M = 47, Y = 76, K =0

5.  Klik OK

Untuk menambhakan variasi desain pada stiker dapat dilakukan dengan langkah – langkah sebagai berikut.

1.  Klik ganda objek rectangle dan akan ditampilkan tanda panah mengelilingi objek rectangle

2.  Geser tanda panah yang terletak di titik tengah atas ke arah kanan sehingga objek rectangle menjadi bentuk trapesium

3.  Tekan Esc untuk menghilangkan seleksi

Gambar, mengubah bentuk objek

Untuk membuat objek dengan kemiringan tertentu dapat juga dilakukan dengan langkah sebagai berikut,

1.  Aktifkan objek rectangle

2.  Pilih menu arrange – Tranformation – skew

3.  selanjutnya akan ditampilkan kotak dialog skew

4.  Pada kelompok skew tentukan besaran sudut pada sisi horisontal pada kotak masukan H

5.  Besaran sudut dihitung pada sisi horisontal berlawanan dengan arah jarum jam untuk menghasilkan sudut positip. Dan berlaku sebaliknya.

6.  Pada kelompok skew tentukan besaran sudut pada sisi vertikal pada kotak masukan V.

7.  Besaran sudut dihitung pada sisi vertikal berlawanan dengan arah jarum jam untuk menghasilkan sudut positif. Dan berlaku sebaliknya.

8.  Klik Apply

Gambar, Kotak dialog transformation

Tambahkan sudut bulat pada keempat ujung objek rectangle dengan langkah – langkah sebagai berikut,

1.  Klik shape tool pada toolbox

2.  Aktifkan objek rectangle

3.  klik titik pada salah satu ujung rectangle dan drag ke pusat objek untuk mendapatkan kelengkungan objek.

4.  Setelah sudut objek terbentuk lepaskan mouse dan akan didapatkan bentuk kelngkungan sudut yang diinginkan.

5.  Tekan Esc untuk menghilangkan seleksi

MEMBUAT DESAIN STIKER

Tambahkan objek lain dengan menggandakan objek asli, lakukan langkah – langkah berikut,

1.  Aktifkan objek rectangle

2.  Pilih menu edit – copy lalu pilih menu edit – paste

3.  Klik menu arrange – transformation – size

4.  Pada kotak dialog transformation ubah H = 5 dan V =3

5.  Kilk ikon apply

6.  Klik segitiga fill tool pada toolbox , pilih uniform fill

7.  tentukan C = 2, M = 6, y = 19, K = 0

8.  Klik OK

Gambar, kotak dialog select color

Hasil perubahan di atas seperti ditunjukkan gambar di bawah,

Gambar, objek berganti warna

9.  Tempatkan objek yang lebih kecil di atas objek yang lebih besar9gambar di atas)

10.  Hapus garis outline yang terdapat pada kedua objek

11.  Pilih menu arrange – group untuk menggabungkan kedua objek

Gambar, objek yang tergabung

Tambahkan bayangan pada objek dengan cara menggandakan objek dan kemudian memindahkan objek tersebut di belakang objek yang asli, lakukan langkah – langkah berikut,

1.  Aktifkan objek stiker

2.  Pilih menu edit – copy

3.  Pilih menu edit – paste

4.  tempatkan sedikit objek ke bawah

5.  ubah warna menjadi warna hitam

6.  Posisikan objek dan letakkan di bawah objek objek aslinya sehingga membentuk karakter bayangan objek

7.  Pilih menu arrange – order – back one

8.  Tekan Esc untuk menghilangkan seleksi.

Gambar, bayangan objek

MENAMBAH TEKS

Bagian yang penting lainnya adalah teks yang merupakan bagian dari promosi melalui stiker tersebut. Untuk membuat teks lakukan dengan cara berikut,

1.  klik text tool pada tool box

Gambar, text tool

2.  Letakkan pointer pada area yang masih kosong

3.  Pada desain stiker tentukan fonts dan ukuran objek

  • Max  font arial black size 40
  • Min font Brush script MT size 45
  • Muder font consola size 45
  • Dalmade font futura Md size 25

4.    Aktifkan teks Min

5.    Aktifkan Text tool pada toolbox

6.    Blok teks Min

Gambar, mengubah font

8.    Blok teks Murder

Gambar, memilih teks Murder

9.    Pilih font consolas size 45

10.  klik shapes toolpada toolbox

11.  Aktifkan objek teks Max Murder, maka akan dilihat masing – masing huruf tersebut terdapat kotak kecil untuk melakukan editing.

Gambar, mengaktifkan shape tool

12.  geser huruf u dan e sedikit ke bawah dibandingkan huruf – huruf lainnya

13.  klik pick tool pada toolbox

14.  tekan Esc untuk menghilangkan seleksi

Gambar, Modifikasi Objek

Tambahkan outline pada objek dengan cara menggandakan objek dan kemudian memindahkan objek tersebut dibelakang objek yang asli, lakukan cara berikut,

  1. Aktifkan teks min Murder
  2. Pilih menu edit copy
  3. Pilih menu edit paste
  4. Geser objek
  1. Klik outline tool pada toolbox dan pilih outline pen seperti yang terlihat pada gambar
  2. Selanjutkan akan ditampilkan kotak dialog pen seperti gambar berikutnya
  3. Tentukan ketebalan outline Width = 1
  4. Tentukan warna untuk outline color = 30 % black
  5. Klik Ok
  6. Pilih menu arrange  – order – back one

Gambar, Kotak dialog outline pen

11.  Aktifkan kedua objek kemudian tempatkan di tengah – tengah objek

12.  Pilih menu arrange – align and distribute – align and distribut

13.  pada kotak dialog align and distribute aktifkan kedua cekbox center

14.  Klik Apply

15.  Tekan Esc untuk menghilangkan seleksi

Hasil Perlakuan di atas dapat dilihat pada gambar di bawah,

MENGGUNAKAN FASILITAS DISTORTION DAN ENVELOPE

Selanjutnya yaitu menggunakan fasilitas distortion dan envelope untuk membuat variasi pada teks stiker atau ataupun elemen – lelemen lainnya .

INTERACTIVE DISTORTION TOOL

Untuk memodifikasi suatu objek pada corel draw menjadi efek distortion dapat digunakan fasilitas distortion toolyang terdapat pada fasilitas interactive tool, dapat dilakukan dengan langkah – langhkah seperti di bawah ini.

  1. Aktifkam objek Max
  2. Klik interactive tool pada toolbox dan pada shortcut menu pilih distort

  1. Drag mouse ke arah yang diinginkan lalu lepas mouse
  2. Klik pick tool pada toolbox
  3. Tekan Esc untuk menhilangkan seleksi

Gambar, menggunakan fasilitas distortion

INTERACTIVE ENVELOPE TOOL

Untuk memodifikasi suayu objek pada CorelDraw menjadi efek bergelombang digunakan fasilitas envelope tool yang terdapat pada fasilitas interactive tool . Lakukan menggunakan cara sebagai berikut,

  1. Aktifkan teks Dalmade
  2. Klik inetraktive tool pada shortcut menu pilih envelope
  3. Pada obejk teks terdapat garis putus – putus yang dapat mengubah bentuk objek

Gambar, envelope tool

  1. Klik garis tersebut dan geser ke arah yang diinginkan , dapat dilakukan dengan cara berulang – ulang sampai diperoleh hasil yang sesuai dengan kegendak

FINISHING STIKER

Langkah selanjutnya adalah finishing desain dari objek stiker dengan cara sebagai berikut.

  1. Untuk mempercantik desain stiker dapat dilakukan dengan cara mengubah warna dari objek teks dengan cara sebagai berikut.
  • Max warna biru tua
  • Min tentukan warna hitam
  • Murder dengan warna hijau
  • Dalmade dengan warna ungu

Gambar, mengganti warna font

  1. Selanjutnya tempatkan objek – objek tersebut ke dalam format stiker dan atur posisinya
  2. Hasil pembuatan stikernya seperti gambar di bawah ini.

Selamat mencoba semoga sukses


TEGANGAN PERMUKAAN

Seekor Serangga yang berjalan di atas permukaan air dan sebuah penjepit kertas yang diletakkan dalam kedudukan tertentu tidak tenggelam. Mengapa fenomena seperti ini dapat terjadi ?.

Kita ingat bahwa partikel – partikel pada zat cair dapat berpindah ke segala arah tetapi masih tetap dalam zat cair tersebut  karena antara partikel – partikel tersebut terdapat gaya tarik menarik.

Gaya tarik menarik antara partiikel – partikel sejenis dinamakan kohesi, sedangkan gaya tarik menarik antara partikel – pertikel  tidak sejenis dinamakan adhesi . Baik adhesi maupun kohesi memegang peranan yang sangat penting dalam zat cair.

Tiap partikel dalam zat cair ditarik oleh gaya yang sama besar ke segala arah oleh partikel – partikel di dekatnya, sehingga resultan gaya yang bekerja pada partikel sama dengan nol.

Sedangkan tiap partikel yang berada dipermukaan zat cair ditarik oleh lpartikel – partikel zat cair lainnya yang berada disamping  dan bawahnya. Tetapi tidak ditarik dari atas (tidak ada parrtikel zat cair di atas permukaan). Karena itu resultan gaya ayang bekerja pada tiap partikel di[ermukaan zat cair tidak sama dengan nol, tetapi mempunyai harga tertentu dan mempunyai arah ke bawah. Karena adanya resultan gaya tersebut, maka permukaan zat cair mengalami  tegangan  yang. membentuk selaput  yang disebut  dengan tegangan permukaan . Adanya tegangan permukaan inilah yang menyebabkan serangga dapat berjalan dipermukaan zat cair. Sama halnya penjepit kertas yang diletakkan dengan kedudukan tertentu tidak tenggelam ke dalam zat cair.

Tegangan permukaan zat cair dapat ditinjau berdassarkan gambar di bawah ini. Pada gambar di bawah dilukiskan tiga buah bola dengan partikel A, B, C masing – masing sebagai titik pusatnya.

Gambar 3 buah partikel zat cair A, B dan C dengan masing – masing bola melukiskan daerah tarik menarik masing – masing partikel.

Bola – bola yang dilukiskan merupakan daerah tarik, dimana partikel – partikel yang ada dalam bola sajja yang mempunyai pengaruh gaya tarik pada partikel pusat.

Pada partikel A bekerja kohesi yang sama besarnya kesegala arah, sehingga resultan gaya yang bekerja pada partikel ini sama dengan nol. Hal tersebut menyebabkan partikel A berada pada berada dalam keadaan seimbang.

Pada partikel B ada sebagian kecil adhesi dari partikel – partikel udara, tetapi karena kohesi lebih besar dari pada adhesi , maka resultan gaya tarik pada partikel B mempunyai arah ke bawah.

Pada partikel C yang ada dipermukaan zat cair, resultan gaya kohesinya semakin besar dan mengarah ke bawah.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa partikel – partikel zat cair yang berada dipermukaan cenderung ditarik ke dalam zat cair, sehingga permukaan zat cair menjadi tidak seimbang atau terjadi tegangan. Tegangan permukaan zat cair ini cenderung untuk memperkecil luas permukaannya.

Hal tersebut dapat dilihat pada tetetsan – teteasan zat cair (air hujan atau embun)yang cenderung membentuk bola (bulatan kecil), karena kecenderungan selaput tegangan permukaan untuk untuk menyusut sekuat mungkin dan dalam bentuk bola zat cair mendapatkan bentuk dengan daerah permukaan tersempit.

Tegangan permukaan dapat diartikan sebagai besar gaya yang dialami permukaan zat cair persatuan panjang. Dalam bentuk persamaan dapat dituliskan sebagai berikut :

Dalam kaitanyya dengan tegangan permukaan suatu zat cair dapat mempunyai permukaan yang berbeda dengan zat cair lainnya. Misalkan terdapat dua buah kaca yang identik. Tabung kaca yang pertama diisi dengan air, sedangkan tabung tabung kaca lainnya diisi dengan raksa.

Apabila diamati , permukaan kedua zat cair tersebut berbeda . Permukaan air dalam tabung kaca melengkung  ke bawah ( cekung), sedangkan permukaan raksa dalam tabung melengkung ke ata  cembung. Seperti dapat di lihat pada gambar berikut.

 

 

 

Perbedaan bentuk permukaan zat cair dipengaruhi oleh kohesi ( gaya tarik menarik antara partikel zat cair) dan adhesi (gaya tarik menarik antara partikel zat cair dengan dengan partikel kaca).

Pada air gaya kohesi antara partikel air lebih kecil dari pada gaya adhesi antara partikel air dengan kaca, sehingga permukaan air melengkung ke bawah dan membasahi dinding kaca.

Misalkan partikel air P, ditarik oleh dinding tabung  dengan gaya tarik Fa dan mengalami kohesi dari partikel – partikel air sekelilingnya sebesar Fk dengan membentuk sudut sebesar Ө terhadap dinding.

Karena Fa lebih besar dari pada Fk maka resultan kedua gaya tersebut (Fr) mengarah keluar. Supaya terdapat keseimbangan , permukaan air yang menempel pada dinding harus tegak lurus terhadap r, sehingga permukaan air yang menempel pada dinding tabung naik sedikit  dan melengkung keatas .  Akibatnya permukaan air dalam tabung membentuk maniskus cekung.

Pada raksa, gaya kohesi antar partikel raksa lebih besar dari pada dari pada gaya adhesi antar partikel raksa dengan kaca sehingga permukaan raksa melengkung ke atas(maniskus cembung) dan tidak membasahi dinding tabung.