JARINGAN KOMPUTER

Jaringan Lokal (LAN) untuk Keperluan Informasi dan Komunikasi

Pada  awalnya, komputer hanyalah sebuah mesin penyendiri. Komputer hanyalah berteman dengan pemiliknya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, semakin dirasakan penting bagi sebuah komputer untuk  bersosialisasi dengan komputer lain.

Oleh karena itu , dibangunlah suatu aturan serta media agar sebuah komputer dapat bersosialisasi atau berhubungan dengan komputer lain.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi meningkat dengan cepat, terutama dalam hal jaringan komputer. Pada tahun 1988, jaringan komputer mulai digunakan di universitas-universitas dan perusahaan¬perusahaan. dengan jaringan komputer, setup pekerjaan diharapkan dapat selesai dengan cepat. Jaringan komputer mampu menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Salah satu contoh jaringan komputer adalah Internet.  Internet merupakarr teknologi jaringan raksasa yang telah menjadi realitas dalam kebutuhan informasi dan komunikasi jutaan manusia di dunia ini.

Teknologi jaringan yang semakin maju perlu didukung oleh perangkat keras dan perangkat lunak jaringannya. Dalam perkembangan pertamanya, jaringan komputer masih menggunakan kabel koaksial. Kini, jaringan dibangun dengan kabel dan serat optik (fiberopffcs) atau komunikasi tanpa kabel (nirkabet).

Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika Serikat dari proyek pengembangan komputer Model I di laboratorium Bell dan jugs dari grup riset Harvard University yang dipimpin Professor Howard Aiken. Pada tahun 1950-an muncul komputer besar yang disebut dengan super-komputer. Komputer ini dapat melayani beberapa terminal komputer. Pada saat ini, konsep jaringan dikenal dengan nama TSS {“Time Sharing System) di mana pada sistem jaringan ini beberapa komputer terminal terhubung secara Seri ke sebuah komputer utama (host computer). Dengan adanya jaringan ini, mulai dirasakan adanya keterpaduan antara teknologi komputer (informasi) dengan teknologi komunikasi yang awalnya berkembang sendiri-sendiri. Pada tahun 1970-an muncul sistem jaringan proses distribusi  (Distributed Processing);. Pada sistem jaringan ini, komputer terdiri atas beberapa komputer utama (host) yang dapat mengerjakan pekerjaan besar secara paralel  dan dapat melayani beberapa komputer terminal yang tersambung secara Seri di setiap komputer utama. Pada tahun 1980-an, penggunaan jaringan komputer sudah beragam dalam hal menangani proses bersama dan komunikasi antar-komputer. Teknologi jaringan seperti ini dikenal dengan nama LAN (Local Area Network).

JARINGAN KOMPUTER

Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer yang terhubung bersama dan dapat berbagi sumber daya yang dimilikinya, seperti printer, CDROM, pertukaran file, dan komunikasi secara elektronik antar komputer. Hubungan antar komputer dalarn jaringan dapat mempergunakan media kabel, telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra dalam dua klasifikasi, yaitu berdasarkan teknologi transmisi dan berdasarkan jarak.

1. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Teknologi Transmisi

Jenis jaringan berdasarkan teknologi transmisi dibagi menjadi dua, yaitu jaringan broadcast dan jaringan point-to-point.

a. Jaringan Broadcast

Jaringan ini menggunakan saluran komunikasi tunggal yang digunakan semua komputer atau mesin yang terhubung pada jaringan ini secara bersama-sama. Data yang berukuran kecil dalam paket dikirimkan oleh satu mesin dan akan diterima oleh mesin-mesin lainnya yang terhubung dalam jaringan. Mesin yang menerima paket tersebut akan mengecek alamat tujuan paket. Bila paket tersebut ditujukan kepada mesin yang menerima, maka paket akan diproses, tetapi bila ditujukan kepada alamat mesin lain, maka mesin akan mengabaikan paket tersebut.

b. Jaringan Point-to-Point

Jaringan ini terdiri atas beberapa komputer atau mesin yang seringkali harus memiliki banyak rute karena jaraknya berbeda. Dalam mengirimkan paket dari satu mesin sumber ke suatu tujuan, paket jenis jaringan ini harus melalui mesin perantaranya yang bisa melalui banyak rute. Bagaimana pemilihan penggunaan jaringan ini agar sesuai dengan keperluannya? Pada umumnya jaringan lokal atau jaringan yang secara geografis kecil cenderung memakai broadcast, sedangkan jaringan yang lebift besar dapat menggunakan point-to-point.

2. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Jarak

Jenis jaringan berdasarkan jarak terbagi tiga, yaitu Local Area Network (LAN), Metropolitan Area Network (MAN), dan Wide Area Network (WAN).

a. Local Area Network (LAN)

Jaringan ini disebut sebagai jaringan area lakal, yaitu jaringan yang terbatas untuk area kecil, seperti pada lingkungan perkantoran di sebuah gedung, sekolah, atau kampus. Dalarn jaringan LAN, terdapat satu komputer yang biasanya dijadikan file server. Fungsinya adalah untuk memberikan layanan perangkat lunak (software), mengatur aktivitas jaringan, dan menyimpan file. Selain adanya komputer server, ada pula komputer lain yang terhubung dalam jaringan {network) yang disebut dengan workstation (client). Pada umumnya teknalogi jaringan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan komputer-komputer yang digunakan.

LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya. LAN mempunyai ukuran yang terbatas yang berarti sewaktu transmisi data terburuknya dapat diketahui sebelumnya sehingga memudahkan pengaturan jaringan. Teknologi transmisi yang biasa digunakan adalah transrnisi kabel tunggal. Pada LAN biasa atau tradisianal, kecepatan transmisi sekitar 10 sarnpai dengan 100 Mbps (Megabit/second) dengan delay rendah {puluhan mikrosekon} dan faktor kesalahan kecil. LAN modern dapat beroperasi dengan kecepatan tinggi sampai ratusan Megabit/second. Topologi yang digunakan biasanya topologi Bus dan Ring dengan teknologi transmisi broadcast.

b. Metropolitas Area Network (MAN)

Jaringan ini mempunyai area jaringan lebih luas dari LAN. Jaringan ini disebut sebagai Jaringan Area Metropolitan yang menjangkau antanr wilayah dalarn satu provinsi. Jaringan MAN menghubungkan jaringan jaringan kecil yang ada, seperti LAN yang menuju pada lingkungan area yang lebih besar. Contoh, beberapa bank yang memiliki jaringan komputer di setiap cabangnya dapat berhubungan satu sama lain sehingga setiap nasabahnya dapat melakukan transaksi menyimpan uang, mengambil uang, atau transaksi lainnya di cabang manapun dalam provinsi yang sama.

Teknalogi MAN mampu mendukung data dan suara dan dapat berhubungan dengan jaringan Televisi Kabel. Standar yang ditentukan dalam arsitektur MAN adalah standar DQQB (Distributed Queue Dual Bus) atau 802.6 menurut standar IEEE (Institute of  electronicals and Electronic Engineer). DQDB terdiri atas dua buah kabel undirectional. Semua komputer dihubungkan dengan setiap bus yang mempunyai head-end, yaitu perangkat untuk memulai aktivitas transmisi data. Lalu lintas yang menuju komputer yang berada di sebelah kanan menggunakan bus bagian atas, sedangkan lalu lintas yang menuju komputer ke arah kiri menggunakan bus yang berada di bawah

c. Wide Area Network (WAN)

Jaringan ini mencakup geografis dengan luas area yang mampu menjangkau batas provinsi bahkan sampai negara yang ada di belahsn lain bumi ini. Jaringan WAN dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dengan menggunakan satelit atau kabel bawah laut. Komunikasi dan transformasi data dapat dilakukan dalam beberapa menit antar computer dan beberapa wilayah atau dari beberapa negara dengan menggunakan perangkat mesin atau komputer yang disebut sebagai host. Host dihubungkan dengan sebuah subnet komunikasi. Subnet membawa pesan dari satu host ke host lainnya. Topologi yang digunakan WAN biasanya topologi tak menentu.

Dari  maeam-macam jaringan tersebut, apa perbedaannya? Perbedaan utama antara LAN, MAN dan WAN adalah jangkauan wilayah dan kecepatan proses pengalihan data. LAN memiliki jangkauan yang terbatas sekitar 2 km tetapi memiliki kecepatan transfer data sampai 100 Mbps (megabit per sekon). WAN memiliki jangkauan yang jauh sampai ribuan kilometer tetapi kecepatan transfer data terbatas sampai 64 kbps (kilobit per sekon).

Topologi Jaringan

Bentuk jaringan yang digunakan akan sangat menentukan dalam pembuatan atau pendesainan hubungan antara sejumlah node atau sentral untuk membentuk suatu sistem jaringan komputer. Topologi jaringan yang dikenal pada umumnya adalah sebagai berikut.

1. Topologi Jaringan Mesh

Pada topologi jaringan mesh, semua komputer yang terhubung adalah sentral atau node. Setiap komputer sentral ini terhubung secara penuh. Setiap komputer harus menyediakan jumlah saluran yang dibutuhkan oleh komputer sentral tainnya dengan jumlah saluran yang dibutuhkan oleh setiap komputer dihitung dengan rumus jumlah sentral dikurang 1(n-1, n=jumlah sentral). Kelemahan topologi jaringan ini adalah kurang ekonomis karena relatif mahal dalam pengoperasiannya. Semakin banyak jumlah sentral, maka tingkat kerumitan dalam saluran semakin tinggi.

2 . TopologiJaringan Star

Topologi jaringan star hanya memifiki satu komputer sebagai sentral. Setiap komputer jaringan dihubungkan ke komputer server langsung atau melalui hubungan dengan tingkat kerumitan lebih ringan dibandingkan mesh. Keunggulannya adalah penambahan jumlah saluran  hanya dilakukan oleh satu komputer saja sebagai sentral dengan menggunakan hub, dapat  meningkatkan unjuk kerja jaringan, dan memiliki  bandwidth atau iebar jalur komunikasi yang lancar karena setiap komputer mempunyai kabet sendiri   dan bila terjadi gangguan pada salah satu kabel, maka workstation yang bersangkutan saja yang mengalami gangguan dengan server. Pada penambahan komputer sentral berarti penambahan  pada setiap komputer sentral. Kelemahan sistem ini membuat komputer sentral memiliki beban yang cukup berat yang memungkinkan terjadi kerusakan atau gangguan pada komputer sentrah Selain itu, jaringan jenis ini membutuhkan banyak kabel.

3. Topologi Jaringan Bus

Dalam topotogi jaringan bus, komputer yang berfungsi sebagai server dan workstation dihubungkan oleh kabel tungggal atau kabel pusat. Keunggulannya adatah mudah dalam menambah workstation baru tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahannya bila terjadi gangguan kabet pusat, maka seluruh jaringan dalam workstation akan terganggu.

4. Topologi Jaringan Ring

Dalam jaringan ring, komputer sentrat dihubungkan dengan komputer sentral lainnya atau workstation lainnya sehingga rnembentuk lingkaran jaringan. Dalam proses informasi, setiap server dan workstation akan menerima dan melewati satu komputer ke komputer lain.  Informasi hanya diterima bila sesuai dengan alamat server atau workstation dan bila tidak sesuai alamat server atau workstation, informasi akan ditewatkan. Keunggutannya, pada topologi Ring tidak akan terjadi tabrakan data karena hanya satu node yang dapat mengirimkan data pada satu saat pengiriman. Kelemahannya setiap node akan menerima informasi dan mengelolanya untuk selanjutnya diterima atau dilewatkan, sehingga bila terjadi gangguan pada salah satu node, maka seluruh jaringan akan terganggu

5. Topologi Jaringan Tree

Topologi jaringan ini disebut juga dengan jaringan pohon atau jaringan bertingkat. Topologi jenis ini digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan tingkat atau hirarki yang berbeda. Topologi jaringan ini paling umum digunakan karena memiliki kehandalan, yaitu jika salah satu kabel putus pada workstation atau client, tidak akan mempengaruhi hubungan workstation  atau client lainnya. Selain itu, topologi ini memiliki kemudahan dalam instalasi dan pemeliharaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s