VEKTOR

Sebuah kapal di tengah  laut dapat berlayar dengan bantuan navigasiSeorang navigator dapat menentukan posisi kapal tersebut dengan bantuan peta dan kompas, informasi kapal tersebut biasanya dinyatakan dalam vektor. Kenapa dinyatakan dengan vektor . Tujuannya adalah agar kapal tidak tersesat manakala kapal tidak ketemu daratan atau landmark untuk dijadikan acuan. Apakah yang dimaksud dengan vektor ?.

2.1 PENGENALAN VEKTOR

Dalam fisika dikenal ada 2 macam besaran fisika yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Dalam fisika besaran juga dibedakan menjadi dua yaitu Besaran vektor dan besaran skalar. Besaran seperti suhu, massa, panjang, kelajuan dan waktu merupakan besaran skalar, sedangkan besaran kecepatan, percepatan, grafitasi dan perpindahan merupakan besaran vektor.

Besaran skalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai atau besar saja. Sedangkan besaran vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah.

Untukmenuliskan besaran vektor dapat digunakan aturan tertentu

2.1.1 PENGGAMBARAN DAN PENULISAN VEKTOR

Vektor dapat dikenal melalui gambar dan cara penulisannya. Vektor digambarkan dengandengan anak panah seperti gambar di bawah ini :

VEKTOR01

Anak panah terdiri pangkal ( A ) dan ujung ( B ). Besarnya vektor F dinyatakan oleh panjang anak panah yaitu  30 cm, Sedangkan arah vektor adalah dari A ke B, yaitu Q derajat.

Lambang vektor ditunjukkan oleh satu huruf yang dicetak tebal misalnya F , jika kita menuliskan dengan tangan , vektor dinyatakan dengan satu huruf besar yang dilengkapi anak panah dalam tanda mutlak yaitu | F | .

Untuk panjang vektor digunakan huruf tanpa anak panah dan tidak dicetak tebal misalnya F atau dengan atau huruf dengan anak panah dalam tanda mutlak .

Vektor  A dan B adalah dua vektor yang sama – sama mempunyai kordinat titik dan panjang yang sama, tetapi berbeda karena memiliki arah yang berbeda.

VEKTOR02

Vektor A dan vektor B adalah dua vektor yang sama – sama mempunyai koordinat titik dan panjang yang sama, tetapi berbeda karena memiliki arah yang berbeda.

Sekarang perhatikan vektor – vektor A, B, C, D, E, F, G, H DAN I pada gambar di bawah. setiap titik asal dan titik ujujng vektor – vektor tersebut mempunyai koordinat yang berbeda tetapi panjang dan arahnya sama. Vektor – vektor semacam ini disebut vektor – vektor yang ekivalen.

VEKTOR03

Jadi, berdasarkan definisi vektor ekivalen Anda dapat menampilkan suatu vektor dalam bentuk vektor lain dengan cara menggeser posisi vektor lain tanpa mengubah besar dan arahnya. Misalkan jika kita menggeser pangkal vektor A tanpa mengubah besar dan arahnya maka akan diperoleh vektor – vektor B, C, D, E, F, G, H dan I

Untuk menentukan panjang suatu vektor kita dapat menggambarkan vektor tersebut dalam koordinat kartesius seperti gambar di bawah. Misal titik R merupakan titik ujung vektor E, dengan koordinat (a,b), sedadngkan titik awal vektor adalah (0,0). Nilai a dan b disebut sebagai komponen vektor E. Jika panjang vektor E, kita nyatakan dengan E, panjang vektor E, dapat ditentukan dengan teorema phytagoras

vektor04

Panjang vektor ditulis dalam harga mutlak karena merupakan besaran skalar yang nilainya selalu positip meskipun vektor mengarah pada sumbu -x dan sumbu -y negatip.

RESULTAN VEKTOR

Sebuah besaran vector memiliki kesamaan dengan besaran scalar yaitu dapat dijumlahkan, dikurangkan atau dikalikan .

Perhatikan gambar di bawah ini :

vektor01

Misal seorang siswa dari titik O bergerak 4 meter ke timir menuju titik Q, selanjutnya bergerak ke utara 3 meter menuju titik P. Jika perpindahan pertama kita lambangkan dengan vector A dan perpindahan ke dua dengan vector B, maka perpindahan total dilambangkan dengan vector C, yaitu vector yang berpangkal pada titik O, dan berujung di titik P. Vektor C dinamakan vector resultan atau vector penjumlahan dari dua vector yaitu vector A dan vector B atau dapat ditulis :

C = A + B

Pada gambar di atas, panang vector A = 4 m dan panjang vector B = 3 m.  Apakah panjang vector C = 4m + 3m ?. Ternyata tidak!. Vektor C merupakan sisi miring dari segitiga siku – siku OPQ, yang sesuai dengan dalil pithagoras yaitu panjang C :

vektor02

KOMPONEN SUBUAH VEKTOR

Bagaimana sebua vector dibentuk oleh dua vector lain yang saling tegak lurus ?. Vektor – vector yang saling tegak lurus merupakan vector – vector yang dijumlahkan disebut komponen vector.

vektor03

Perhatikan gambar di atas, Vektor V merupakan penjumlahan dari vector Vx dan Vy dikatakan bahwa vector Vx dan vector Vy merupakan komponen tegak lurus dari vector V, karena sudut yang dibentuk oleh vector V dengan sumbu X sama dengan q maka besarnya Vxd an Vy dapat dihitung dengan rumus :

Vx = V cos q

Vy = V sin q

Tugas :

1. Hitunglah besar vector resultan dari da vector A dan B yang tgak lurus dengan besar masing – masing A = 6 satuan dan B = 8 satuan

2. Jika Anda berjalan 30 m ke selatan , kemudian 40 m ke barat, berapa jauh Anda sekarang dari titik awal ?. Berapa jarak yang telah ditempuh.

2. Vektor Q berikut mempunyai titik asal pada (0,0)

a. Hitunglah panjang vector Q jika titik ujungnya berada pada koordinat (3, 3V3)

b. Tentukan arahnya

Tuliskan  : Nama, Kelas, Tanggal mengerjakan tugas

Kerjakan pada kolom tinggalkan balasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s